Syarat dan Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Syarat dan Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan layanan yang menjamin hari tua bagi pekerja di Indonesia. Asuransi dapat dicairkan ketika pekerja sudah diberhentikan atau keluar dari pekerjaan.

Syarat dan cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan sangat mudah asalkan tahu bagaimana mekanismenya. Bagi yang bingung, silahkan cek ulasan berikut hingga selesai agar makin paham.

Dokumen Yang Dibutuhkan

Sebelum mengajukan pencairan BPJS, silahkan siapkan berbagai dokumen berikut :

  1. Foto peserta BPJS Ketenagakerjaan
  2. Buku tabungan atas nama peserta BPJS
  3. Formulir klaim JHT yang telah diisi dengan benar dan lengkap serta sudah ditandatangani menggunakan materai 6000
  4. Fotocopy surat keterangan pemberhentian kerja dari perusahaan terkait
  5. Fotocopy Kartu Keluarga dan aslinya
  6. Fotocopy Kartu Tanda Kependudukan dan aslinya
  7. Fotocopy Kartu Peserta Tenaga Kerja dan aslinya

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Offline

Setelah menyiapkan dokumen di atas, kamu bisa mencairkan BPJS Ketenagakerjaan. Ada dua metode, yakni secara online dan offline.

Kali ini kita akan membahas yang offline terlebih dahulu. Cara ini cocok untuk yang suka cara konvensional.

Ingat, saat pergi ke kantornya langsung, ikuti protokol kesehatan yang sudah disediakan. Berikut cara pengajuannya :

  1. Daftar dulu di antrian online melalui antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau bisa melalui aplikasi BPJSTKU.
  2. Datang ke kantor sesuai jadwal yang sudah ditentukan BPJS.
  3. Setelah ke kantor, silahkan mengambil nomor antrian dan pastikan sudah membawa berbagai dokumen yang dibutuhkan.
  4. Mengisikan formulir pengajuan klaim secara jujur.
  5. Berikan dokumen yang sudah dibawa ke petugas.
  6. Jangan lupa membawa materai Rp 6000 yang nanti akan ditempelkan di di lembar pengajuan.
  7. Selanjutnya, petugas akan mengecek kelengkapan dokumen yang sudah kamu bawa.
  8. Jika semuanya sudah lengkap, berikutnya akan mendapat nomor antrian untuk proses pengajuan klaim.
  9. Selanjutnya, petugas akan mengecek seluruh dokumen.
  10. Jika dirasa semuanya sudah lengkap, kamu akan mendapat tanggal pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang dikirim ke nomor rekening.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Bagi yang malas mencairkan BPJS Ketenagakerjaan melalui offline, kamu juga bisa mencairkan dana via online. Berikut caranya :

  1. Download aplikasi BPJSTKU di App Store atau Play Store. Atau juga bisa melalui laman resmi di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  2. Sign In melalui username dan password (bagi yang belum mendaftar harus membuat terlebih dahulu).
  3. Setelah masuk ke aplikasi, silahkan pilih Klaim Saldo JHT.
  4. Isi berbagai informasi yang dibutuhkan di kolom yang disediakan dengan benar.
  5. Tentukan Jenis Klaim yang dibutuhkan di pilihan aplikasi tersebut.
  6. Masukkan tujuh scan dokumen yang dibutuhkan dengan mengklik Kirim.
  7. Selanjutnya, seluruh dokumen atau diverifikasi oleh petugas BPJS Ketenagakerjaan.
  8. Setelah menunggu, pihak BPJS akan mengirimkan verifikasi melalui SMS dan email.
  9. Peserta mendapat klaim JHT yang dikirimkan melalui nomor rekening yang telah didaftarkan.

Bagi yang bingung, cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan diatas bisa dijadikan referensi tambahan. Siapkan dana pensiun sedini mungkin agar bisa menikmati waktu pensiun dengan baik.

Related Posts