Mengenal Lebih Jauh Mirror Syndrome Pada Ibu Hamil

Mengenal Lebih Jauh Mirror Syndrome Pada Ibu HamilKondisi setiap ibu hamil pada umumnya rentan terhadap serangan penyakit baik yang disebabkan oleh infeksi atau virus. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh ibu hamil menurun. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil adalah mirror syndrome. Mirror syndrome merupakan istilah lain dari syndrome Ballantyne atau tripel edema. Kondisi ini terjadi pada kehamilan saat janin memiliki kelebihan cairan yang tidak normal. Selain itu ibu hamil mengalami preeklampsia, yaitu suatu bentuk hipertensi atau tekanan darah tinggi. Istilah mirror syndrome mungkin tidak familiar bagi kita, dan merupakan penyakit langka.  Namun mirror syndrome memiliki ancaman yang serius ketika dialami oleh bagi ibu hamil, karena dapat mengancam jiwa janin maupun ibunya.

Komplikasi kehamilan seperti mirror syndrome akan mempengaruhi kondisi ibu hamil. Ibu hamil akan mengalami stres dan menganggap hal ini sebagai hal yang menakutkan. Oleh karena itu ibu hamil harus lebih mengenal syndrome ini, agar bisa mengantisipasi sejak dini. Salah satu cara mengantisipasinya adalah dengan cara mengenal gejala-gejalanya. Dengan mengenali gejala-gejalanya tentu akan memberi informasi penyedia layanan kesehatan anda sehingga dapat menentukan langkah pertama menuju diagnosis dan perawatan yang tepat.

Gejala-gejala Mirror Syndrome

Gejala-gejala mirror syndrome adalah sebagai berikut :

  • Signifikan, pembengkakan parah
  • Tekanan darah tinggi
  • Protein yang ditemukan dalam urin( mudah didiagnosis dengan tes urin oleh dokter)
  • Kenaikan berat badan yang signifikan dan berlebihan dalam waktu yang singkat

Namun kadangkala mirror syndrome juga dapat diketahui lewat tes darah melalui hemodilus. Hemodilus adalah suatu kondisi dimana ada lebih banyak plasma dalam darah dan jumlah sel darah merah yang lebih rendah. Hal ini terjadi karena adanya kelebihan cairan yang menumpuk di dalam tubuh.

  • Penyebab Mirror Syndrome

Selain mengenal gejalanya, ibu hami juga perlu mengetahui penyebab dari mirror syndrome. Biasanya mirror syndrome disebabkan oleh sesuatu yang disebut hidrops janin. Namun karena kelangkaannya mirror syndrome belum bisa dipastikan disebabkan oleh apa. Hidrops janin adalah suatu kondisi dimana cairan meninggalkan aliran darah dan menumpuk di jaringan janin. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal tergantung pada jenis hidrops janin. Tetapi biasanya hal ini terjadi dari komplikasi yang mengganggu kemampuan alami janin untuk mengatur cairan.

Jenis-jenis komplikasi yang menyebabkan hidrops janin adalah infeksi, syndrome genetik, masalah jantung, gangguan metabolisme dll. Dalam beberapa kasus jika ibu hamil dengan janin kembar, syndrome tranfusi dari kembar ke kembar atau twin to twin tranfusion syndrome dapat menyebabkan hidrops janin. Pada akhirnya, komplikasi ini dapat menyebabkan preeklampsia pada ibu hamil sebagai bagian dari mirror syndrome selain cairan di paru-paru.

  • Diagnosa Mirror Syndrome

Sampai saat ini belum ada tes khusus untuk mengdiagnosis mirror syndrome. Namun dari tes lain dapat membentuk diagnosis yang sesuai. Kelebihan pada janin biasanya terlihat pada USG, dan preeklampsia dapat didiagnosis oleh dokter berdasarkan tekanan darah dan atau protein dalam urin. Dari tes-tes tersebut bersamaan dengan dilaporkannya gejala-gejala dan tanda-tanda lain yang mungkin diamati oleh dokter, adalah merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh dokter untuk dapat mendiagnosis mirror syndrome.

  • Pengobatan mirror syndrome

Karena kelangkaannya, pengobatan mirror syndrome sangat bervariatif tergantung kepada situasi spesifik. Pengobatan seringkali tergantung kepada penyebab hidrops janin dan tingkat keparahan preeklampsia. Jika penyebab hidrops janin diketahui dan dapat diobati, maka dengan mengobatinya dapat meringankan mirror syndrome untuk ibu dan janinnya.

Related Posts